Weron City
Kabar Terbaru
Loading...

Artikel

[Artikel][recentbylabel]

UMKM

[UMKM][recentbylabel]

Senin, 06 April 2026

Jelang Idul Fitri, Komunitas Weron People Bagikan Santunan Anak Yatim dan Sembako untuk Lansia Dhuafa di Dukuh Weron Desa Tegalharjo Trangkil Pati

Jelang Idul Fitri, Komunitas Weron People Bagikan Santunan Anak Yatim dan Sembako untuk Lansia Dhuafa di Dukuh Weron Desa Tegalharjo Trangkil Pati

 



Weron.my.id Pati, 13 Maret 2026 - Memasuki sepertiga terakhir bulan Ramadhan 1447 H, Komunitas Weron People yang berada di bawah naungan Yayasan Weron Peduli Bangsa kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial. Melalui program "Santunan Ramadhan", mereka menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada anak yatim serta paket sembako bagi lansia dhuafa di wilayah Dukuh Weron, Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jumat (13/3).


Kegiatan yang berlangsung sejak sore hari ini dilakukan secara unik dengan metode door-to-door. Puluhan anggota komunitas berkeliling menyisir sudut perkampungan hingga menjelang waktu berbuka puasa demi memastikan bantuan sampai langsung ke tangan penerima.


“Total dana yang tersalurkan hari ini sebesar Rp11.490.000 berasal dari anggota Komunitas Weron People, donasi msyarakat dan sponsor, disalurkan untuk 17 anak yatim dan 128 lansia serta dhuafa. Alhamdulillah program Santunan Ramadhan ini sudah terlaksana selama dua tahun berturut-turut dan akan menjadi program unggulan rutin sebagai sarana berbagi kebahagiaan dengan adik-adik yatim dan lansia dhuafa jelang Hari Raya Idul Fitri” ungkap Paminto yang merupakan Ketua Komunitas Weron People Ketika ditemui media.


Program santunan Ramadhan ini mendapat sambutan hangat dari masyrakat, Mbah Warsibah (69 tahun) Warga Dukuh Weron RT 01 RW 05 mengungkapkan tanggapannya, “Matur nuwun kepada adik-adik Weron People atas santunannya, semoga jadi amal sholeh dan berkah” kata beliau kepada media.


Hal senada juga disampaikan oleh Mbah Bukhori (75 tahun) “Pokoke matur nuwunwis ngono wae mugo-mugo lancar rejekine, amin” ungkapnya.


Selain wujud nyata kepedulian terhadap sesama dan kegiatan yang positif bagi komunitas pemuda, program santunan ini sengaja dilakukan di bulan ramadhan karena keberkahannya, sebagaimana hadis riwayat At-Tirmidzi yang menyatakan, “Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan.” Amalan ini dilipatgandakan pahalanya, dan bertujuan berbagi kebahagiaan menjelang Hari Raya Idul Fitri.


“Kami segenap panitia Santunan Ramadhan 2026 mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Komunitas Weron People, donator dan sponsor yang telah mendukung terlaksananya kegiatan sosial ini, semoga menjadi amal sholeh di bulan Ramadan yang penuh berkah dan pahala ini” tutup Paminto.


Penulis
Achmad Munandar



Event Takbir Keliling Desa Tegalharjo 2026

Event Takbir Keliling Desa Tegalharjo 2026

 



weron.my.id - Pada tanggal 21 Maret 2026 telah dilaksanakan takbir keliling dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 H di Desa Tegalharjo.

Takbir Keliling ini diikuti oleh Mushola dan Masjid dari 4 dukuh yaitu Weron, Tegalombo, Tlogowiru dan Kethekputih.

Aneka kreasi dibuat oleh masyarakat dalam merayakan kemenangan setelah satu bulan berpuasa di bulan Ramadhan.


Berikut adalah dokumentasi kecil dari kegiatan takbir keliling Desa Tegalharjo:



Sumber: 
Channel Youtube Campusnesia
Sedekah Bumi Dukuh Weron Kethekputih Ahad Legi 19 April 2026

Sedekah Bumi Dukuh Weron Kethekputih Ahad Legi 19 April 2026

 




weron.my.id - Pada tangal 19 April 2026 atau bertepatan dengan hari Ahad Legi tanggal 2 Apit tahun Jawa di Dukuh Weron dan Kethekputih akan digelar kegiatan Sedekah Bumi.

Hiburan dari kepala desa akan menghadirkan Wayang Kulit pada siang hari lokasi di Punden dilanjutkan dengan Ketoprak siang dan malam.

Dari Dukuh Weron akan mengiring Jolen atau berkat dari warga dengan diiringi hiburan Tongtek Tambak Dalang dari Desa Karanglegi serta Sound Horeg Putra Audio.
Profile Dukuh Weron, Asal Mula Nama Dukuh Weron

Profile Dukuh Weron, Asal Mula Nama Dukuh Weron

 



weron.my.id - Dukuh Weron adalah sebuah dukuh yang terletak di Desa Tegalharjo Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah.

Jumlah rumah di Dukuh Weron kurang lebih 250 rumah dengan demografi pekerjaan, pendidkan dan ekonomi yang beragam.

Di sebelah Utara Dukuh Weron berbatasan langsung dengan Desa Tanjungrejo, di sebelah Barat berbatasan dengan Dukuh Tegalombo, di sebelah Selatan bertasan dengan Dukuh Kethekputih dan di sebelah Timur berbatasan dengan Desa Mojoagung.


Sejarah Nama Dukuh Weron
Hingga tulisan ini dipublikasikan kami belum menemukan sumber yang kredibel mengenai asal mula nama Dukuh Weron.

Cerita yang beredar di masyarakat konon nama Weron berasal dari nama pohon Weru. Hinga kini pohon dengan karakteristik tinggi, daun seperti pohon lamtoro dan juga berbuah masih banyak dijumpai di sekitar Dukuh Weron.


Mengutip dari lama id.wikipedia.org, Weru (Albizia procera) adalah sejenis pohon anggota famili Fabaceae. Pohon dengan banyak kegunaan ini menyebar luas mulai dari India di barat, Asia Tenggara, Tiongkok selatan, Nusantara, hingga Australia utara.

Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai white siris, forest siris, tall albizia atau brown albizia; pohon ini juga mempunyai nama-nama: oriang (Mal.), akleng parang (Fil.), thington, suan (Thai), sit, kokko-sit (Burma), dan lain-lain.

Sebutannya dalam bahasa daerah antara lain: ki hiang (Sd.); weru, wangkal (Jw.); beru, bangkal (Md.). Epitet spesifiknya, procera, berasal dari bahasa Latin procerus yang berarti “tinggi”, merujuk pada perawakan pohon ini.

Pohon yang berukuran sedang, tingginya hingga 30 m dan gemang batangnya 35(–60) cm. Batang bebas cabang hingga 9 m, lurus atau membengkok. Pepagan halus, di luarnya abu-abu hijau pucat, coklat kekuningan, hingga kecoklatan, dengan gigir-gigir melintang, kadang-kadang mengelupas dalam kepingan tipis; bagian dalamnya jingga, lalu hijau, dan kuning jerami atau merah jambu di bagian terdalam. Ranting-ranting bulat dan gundul. Tajuknya renggang.

Daun-daun majemuk menyirip berganda, dengan 2–5 pasang sirip yang hampir berhadapan; tulang daun utama 10–30 cm, gundul, dengan kelenjar 1–2,5 cm di atas pangkal tangkai daun; kelenjar bentuk jorong menyempit, panjang 4–10 mm, duduk, rata atau cekung di permukaannya. Sirip-sirip 12–20 cm panjangnya, gundul, berisi 5–11 pasang anak daun, bertangkai pendek 2 mm; anak daun berhadapan, bundar telur asimetris atau hampir belah ketupat, 2–4,5(–6) cm x 1–2,2(–3,2) cm, seperti kertas yang kaku atau agak seperti jangat, kedua permukaannya sedikit berambut.

Bunga majemuk dalam bongkol, bertangkai (0,8–)1,5—2(–3) cm, dengan 15–30 kuntum bunga duduk dalam bongkol. Bunga-bunga berkelamin dua, berbilangan-5; kelopak serupa tabung atau corong sempit, 2,5–3 mm, gundul, hijau terang, taju menyegitiga runcing; mahkota seperti corong, 6–6,5 mm, putih kehijauan, dengan tabung gundul, taju jorong runcing 2–2,5 mm; benangsari banyak, menyatu di pangkalnya membentuk tabung yang lebih panjang dari tabung mahkota. Buah polong lurus, tipis rata, seperti pita seperti kertas, 11,5–20 cm × 2–2,5 cm, gundul, cokelat gelap atau kemerahan, dengan tanda-tanda yang jelas di bagian bijinya, memecah sendiri. Biji pipih, bentuk jorong hingga bundar telur terbalik, 7,5–8 mm × 4,5–6,5 mm × 1,5 mm. (Sumber: id.wikipedia.org)

Berita

[Berita][recentbylabel2]

Event

[Event][recentbylabel2]
Notification
Sugeng rawuh selamat membaca.
Done